128 Hukum Tua Terpilih Resmi Dilantik, Bupati Robby Dondokambey: Jadilah Pemimpin yang Mengabdi dengan Hati

MINAHASA, mediasatu.online – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 128 Hukum Tua terpilih di Kabupaten Minahasa untuk masa bakti 2026–2034.

Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Wale Ne Tou. Tondano, Selasa (14/7/2026), disaksikan unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, DPRD Minahasa, para Kepala Dinas dan Camat, tokoh masyarakat, serta keluarga para Hukum Tua yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Hukum Tua yang telah memperoleh kepercayaan masyarakat. Ia berharap amanah tersebut dijawab melalui kerja nyata, pengabdian yang tulus, serta kepemimpinan yang berintegritas demi kemajuan desa.

Menurut Bupati, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan yang saudara emban merupakan amanah dari Tuhan, negara, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat desa. Karena itu laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta rasa takut akan Tuhan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar setiap Hukum Tua menjalankan pemerintahan desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mengedepankan prinsip profesional, transparan, akuntabel, serta menjauhkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan harus berpihak pada kepentingan seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.

Selain itu, Robby Dondokambey mengajak seluruh Hukum Tua untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pilihan politik. Menurutnya, seluruh proses kontestasi telah berakhir sehingga saatnya membangun persatuan dan kebersamaan di desa.

“Tidak ada lagi perbedaan pilihan. Yang ada sekarang adalah seluruh warga desa yang harus hidup rukun, saling menghormati, dan bersama-sama membangun desa. Jadilah pemimpin bagi semua masyarakat tanpa membeda-bedakan siapa pun,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, petani, pelaku usaha, hingga seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa hanya dapat berhasil apabila seluruh komponen bekerja bersama.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa kemajuan Kabupaten Minahasa sangat bergantung pada kemajuan desa. Karena itu, para Hukum Tua diminta terus mendukung program ketahanan pangan, menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memberdayakan potensi lokal, serta menciptakan desa yang aman, sehat, mandiri, dan sejahtera.

Menutup sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengingatkan bahwa seorang pemimpin akan selalu dikenang bukan karena jabatannya, melainkan karena kepeduliannya terhadap masyarakat.

“Masyarakat mungkin akan melupakan apa yang kita katakan, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana seorang pemimpin hadir ketika mereka membutuhkan.

Tinggalkan warisan terbaik berupa desa yang semakin maju, masyarakat yang semakin sejahtera, serta generasi yang bangga pernah dipimpin oleh sosok yang mengabdi dengan hati,” pesannya. (Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *