MINAHASA, mediasatu.online – Ikatan Kekeluargaan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Sulawesi Utara bersama Panitia Dies Natalis ke-65 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Tounelet, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk kolaborasi antara IKA UNHAS dan Universitas Sam Ratulangi dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Plt. Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang menggabungkan semangat pengabdian IKA UNHAS dengan rangkaian Dies Natalis Unsrat.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Pendidikan dan penelitian sudah sering dilakukan, tetapi pengabdian kepada masyarakat juga harus diwujudkan secara nyata. Karena itu, kami bersama IKA UNHAS dan panitia Dies Natalis Unsrat melaksanakan kegiatan sosial ini,” ujar Jompa.
Ia berharap kegiatan pengabdian tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan melalui pemantauan dan pembinaan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Dekan FMIPA Unsrat, Dr. Gerald Hendrik Tamuntuan, S.Si., M.Si., sebagai Ketua Panitia Bakti Sosial IKA UNHAS, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Tamuntuan menjelaskan, terdapat empat agenda utama dalam bakti sosial, yakni pembagian sembako, Gerakan Pangan Murah, pembagian bibit tanaman, serta pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis.
“Pembagian sembako merupakan dukungan dari IKA UNHAS. Kemudian Gerakan Pangan Murah merupakan kerja sama dan dukungan dari Bapanas, Dinas Pangan Provinsi, Dinas Pangan Kabupaten, sejumlah vendor, serta Bank Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan 3.000 bibit tanaman, yang terdiri dari 1.500 bibit durian jenis Musang King dan 1.500 bibit mangga Arumanis. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian dan didatangkan dari Makassar untuk disalurkan kepada masyarakat dan kelompok tani di wilayah Langowan Barat.
“Bibit-bibit tersebut disalurkan kepada 28 kelompok tani yang menjadi penerima bantuan,” ungkap Tamuntuan.
Sementara itu, pelayanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, serta Puskesmas setempat.
Pelayanan kesehatan juga melibatkan Fakultas Kedokteran Unsrat, RSUD, rumah sakit mata, dan Siloam Hospital.
Tamuntuan menambahkan, kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan Bank SulutGo, sehingga seluruh rangkaian bakti sosial dapat terlaksana.
“Kami berharap apa yang telah dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat Desa Tounelet dan masyarakat di Kecamata Langowan Barat,” pungkasnya.(Ewin)

