MINAHASA, mediasatu.online – Awal September menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan. Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., mengingatkan jajaran ASN agar menjaga disiplin dan integritas, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Minahasa Rabu, (2/9/2026) dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., bersama jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Minahasa.
Turut hadir Asisten I Drs. Riviva Maringka, M.Si., Asisten II Dr. Arody Tangkere, M.AP., Asisten III Ir. Jani Moniung, para kepala perangkat daerah, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Apel awal bulan tersebut diawali dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada sejumlah ASN. Penyerahan SK dilakukan secara langsung oleh Bupati Robby Dondokambey kepada para penerima.
Dalam sambutannya, Bupati Robby mengatakan, awal bulan hendaknya dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kinerja aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia menekankan agar seluruh ASN terus menjaga kedisiplinan, integritas, profesionalisme, dan semangat kerja. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan optimal.
“Marilah kita melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, menjaga kebersamaan dan kekompakan, serta memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Selain menyampaikan arahan terkait kinerja aparatur, Bupati Robby juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring kondisi cuaca yang semakin panas dan kering.
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik pada kawasan hutan dan lahan, perkebunan maupun lingkungan permukiman. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat.
Bupati meminta jajaran pemerintah untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menghindari berbagai aktivitas yang dapat menjadi pemicu kebakaran, termasuk pembakaran lahan dan sampah secara sembarangan.
“Kiranya jajaran pemerintah hingga masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Jangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, termasuk membakar sampah di lokasi yang berisiko menimbulkan api menjalar,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah perkebunan agar memastikan tidak ada bara maupun sumber api yang masih menyala setelah melakukan kegiatan. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang banyak ditumbuhi rumput dan vegetasi kering.
Menurut Bupati, upaya pencegahan kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama sehingga potensi kerugian terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan.
“Kiranya kewaspadaan ini dapat menjadi gerakan bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.
Melalui Apel Kerja Awal Bulan September tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas kinerja aparatur, kedisiplinan dalam menjalankan tugas, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kerawanan yang dapat terjadi di tengah masyarakat. (Win)

