Pemkab Minahasa Resmi Lepas 23 Praja IPDN Angkatan XXXV Usai Program Magang II

MINAHASA, mediasatu.online – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi melepas 23 Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara Angkatan XXXV yang telah menyelesaikan Program Magang II.

Prosesi penutupan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., MAP, bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Selasa (3/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Lynda Watania menegaskan bahwa kegiatan magang merupakan tahapan penting bagi para praja sebagai calon aparatur pemerintahan untuk memahami secara langsung dinamika pelayanan publik di lapangan.

Menurutnya, pengalaman praktik kerja memberikan pemahaman bahwa penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berpatokan pada Standar Operasional Prosedur (SOP), tetapi juga menuntut kepekaan dalam menghadapi beragam karakter dan kebutuhan masyarakat.

“Magang ini menjadi ruang pembelajaran untuk menyandingkan teori akademik dengan praktik nyata. Pelayanan publik menuntut kemampuan adaptasi, empati, serta profesionalisme dalam setiap situasi,” ujar Sekda.

Selama kurang lebih 30 hari, terhitung sejak 5 Januari 2026, para praja ditempatkan di empat kecamatan di wilayah Kabupaten Minahasa. Mereka terlibat langsung dalam pendampingan 11 program strategis pemerintah daerah, salah satunya percepatan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui sistem pelayanan jemput bola bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa.

Sekda Lynda Watania yang memiliki pengalaman sebagai Kepala Dinas Dukcapil di tingkat provinsi, menekankan pentingnya akurasi data kependudukan sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah.

“Data kependudukan merupakan fondasi utama seluruh kebijakan negara. Ketidakakuratan data akan berdampak pada inefisiensi anggaran di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga bantuan sosial. Karena itu, pelayanan administrasi harus dilakukan secara profesional dan tertib,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara, Dr. Drs. Arnold Poli, S.H., M.AP., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkab Minahasa dalam menyukseskan pelaksanaan magang, termasuk fasilitasi teknis serta penyediaan orang tua asuh bagi para praja.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemkab Minahasa yang telah menerima serta membimbing praja kami. Pengalaman di Minahasa, khususnya dalam bidang kependudukan dan pencatatan sipil, menjadi bekal berharga bagi mereka,” ungkap Arnold.

Perwakilan praja, Ariani Puspitasari asal Daerah Istimewa Yogyakarta, turut menyampaikan kesan positif selama menjalani magang di Minahasa. Ia mengaku banyak belajar tentang pendekatan pelayanan kepada masyarakat serta pentingnya menjaga integritas sebagai aparatur negara.

“Kami merasakan langsung keramahan masyarakat Minahasa. Pengalaman ini mengajarkan kami bahwa integritas dan kedekatan dengan masyarakat adalah kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik,” tuturnya.

Kegiatan penarikan praja ini turut dihadiri Koordinator Akademik dan Kerja Sama IPDN Sulut Renny Taniowas, S.Sos., M.Si., para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa.

Acara diakhiri dengan penyerahan kembali 23 praja IPDN secara resmi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa kepada pihak IPDN Kampus Sulawesi Utara. (Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *